Posts

makna hari minggu ?

Sebenarnya tidak ada yang benar-benar spesial di hari-hariku selama beberapa tahun terakhir ini setelah memutuskan untuk merantau ke Bandung. Rutinitas kuliah, bercengkrama dengan teman-teman sepulang kelas, makan makanan favorit, atau hanya sekadar menghabiskan waktu di kamar kos―ditemani cemilan-cemilan nikmat pastinya! Kembali ke beberapa semester silam, aku pernah merasakan fase di mana kegiatan akademik dan non-akademik ku benar-benar (kelewat) berimbang, jadi bingung untuk memprioritaskan yang mana lebih dahulu dan berujung ke diri yang mulai bosan sendiri―yang katanya sih butuh 'liburan'. Benar-benar otak terbagi menjadi dua, untuk memilih rapat atau tugas (bagian ini jangan ditiru, ya). Sesudah berpusing-pusing ria, ada saja umpatan seperti "duh, gue gamau deh ikut-ikut ginian lagi! caaaapek! mau kosong aja semester depan!" ― yang ujung-ujungnya menjadi sebuah (sedikit) penyesalan. Yang dulu biasanya weekdays  ku ramai dengan berbagai macam kegiatan, sekar...

selalu ada bahagia di balik luka.

"Kalau saja kita masih bersama... Pasti sekarang aku sedang mendengarkan dengkuran kamu dari telepon, ya? Kalau saja kita masih bersama, pasti aku udah ngeluhin semuanya ke kamu. Semua keluhan yang beberapa bulan belakangan ini tidak bisa aku curahkan kepadamu Kalau saja kita masih bersama, pasti sedihnya kamu karena ditinggal kucing kesayanganmu itu akan berkurang karena usahaku untuk selalu membuatmu bahagia Kalau saja kita masih bersama, pasti kita masih tertawa lepas karena lelucon aneh yang sebenarnya tidak lucu-lucu amat Kalau saja kita masih bersama, pasti setidaknya kita sudah menelusuri beberapa kuliner kesukaanku di Bandung. Iya, mengelilingi Bandung bersamamu!" Kalau saja... Kalau... Kalau... Kadang aku lupa, perpisahan ini tidak melulu harus menjadi suatu kesedihan yang selalu membuat diri ini terpuruk setiap malamnya. Selalu saja, aku membayangkan bahagianya jika kita masih bersama. Padahal, kebahagiaan lainnya dapat aku raih tanpa adanya bayangan dir...

selagi otak ini masih dapat berfikir

mereka          mereka bergumul mesra meracuni otak ini    sepi sendiri    ah, babi! tapi       aku tak perlu dikasihani  sungguh           yang ku butuhkan hanyalah seseorang tidak           bukan hanya seseorang                 siapapun       siapapun yang hendak menemani sampai dapat kutepis rasa sepi ini -Maharani Adhara dan kekacauan di otaknya. 21 September 2018. dan juga hari ini. 20 Oktober 2018 dini hari.